Langsung ke konten utama

ANALISIS IKLAN LUAR RUANGAN YANG MELANGGAR KETENTUAN

 

Nama   : Devanda Tasya Nuranita

NIM    : 19107030061

Kelas   : Hukum Etika Periklanan (A)

 

ANALISIS IKLAN LUAR RUANGAN YANG MELANGGAR KETENTUAN

 

1.      Iklan Mutiara Finance

Iklan Mutiara Finance

Iklan ini melanggar Etika Pariwara Indonesia nomor 1.2.2 yang berbunyi Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata superlatif seperti “paling”, “nomor satu”, ”top”, atau kata-kata berawalan “ter“, dan/atau yang bermakna sama, kecuali jika disertai dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam iklan Mutiara Finance tersebut, terdapat kata-kata “Paling Laris” yang melanggar ketentuan EPI tersebut.

2.      Iklan Pengobatan Batara

Iklan Pengobatan Batara

Iklan ini melanggar Etika Pariwara Indonesia nomor 2.7.2 yang berbunyi iklan tidak boleh menjanjikan hasil mutlak seketika, jika ternyata penggunaannya harus dilakukan secara teratur dan terus-menerus. Dalam iklan Pengobatan Batara terdapat kata-kata “Terbukti, hasilnya langsung bisa dilihat di tempat” ini melanggar EPI karena menjanjikan hasil mutlak seketika.

3.      Iklan Niko Nextion


Iklan ini melanggar Etika Pariwara Indonesia nomor 4.5.3 yang berbunyi iklan tidak boleh ditempatkan menutupi sebagian atau seluruh iklan luar griya lain yang sudah lebih dulu berada di lokasi itu, rambu jalan, rambu publik, jalan, bangunan yang dipugar, bangunan cagar budaya. Selain itu iklan ini juga melanggar Etika Pariwara Indonesia nomor 4.5.2 yang berisi lingkungan sekitar adalah lingkungan fisik dalam zona penampakan bangunan Media Luar Griya itu didirikan. Dalam zona tersebut Media Luar Griya harus memikirkan prinsip keamanan, kebersihan, kepantasan dan keindahan lingkungan. Iklan Niko Nextion ini terlihat jelas menutupi sebagian iklan lain yang sudah terpasang terlebih dahulu, selain itu iklan ini juga tidak memikirkan prinsip kebersihan dan keindahan karena terkesan ditempel sembarangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS SEMIOTIK DALAM IKLAN SEDERHANA

  Nama     :  Devanda Tasya N NIM        :  19107030061 Kelas     : Hukum Etika Periklanan (A)   ANALISIS SEMIOTIK DALAM IKLAN SEDERHANA   1.       Iklan CNN Internasional Resleting terbuka dapat diartikan sebagai kemampuan melihat lebih dalam a.        Penanda            : resleting terbuka b.       Pertanda            : kemampuan melihat lebih dalam c.        Tanda               : resleting terbuka Kesimpulan : sebagai penanda, resleting terbuka tidak memiliki makna apa-apa, hanya sekadar gambar saja. Sedangkan sebagai pertanda resleting diartikan sebagai kemampuan untuk melihat le...

KAITAN ETIKA PERIKLANAN INDONESIA DENGAN HUKUM LAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA

  ETIKA PERIKLANAN INDONESIA TENTANG KESEHATAN DIKAITKAN    DENGAN HUKUM YANG BERLAKU DI INDONESIA Tugas Mata Kuliah Hukum dan Etika Periklanan   Disusun Oleh : Nitchia Rahma Althafia                (19107030038) Mifta Nur Rahma                            (19107030039) Husni Aby Muzaki                           (19107030040) Laela Jumrotin Mukharomah     (19107030042) Wisnu Adi Winahyu                       (19107030046) Fadhilah Budiman Hasibuan        (19107030058) Devanda Tasya Nuranita ...